Mudeng ra Mudeng

BUGG !!

Posted in Tak Berkategori by nDuk on 5 Desember 2013

Senin

Angkutan desaku melaju bagai angin

Di samping kiri lelaki tak pakai alas kaki

Di samping kanan perempuan berwajah penggorengan

Kami seperti peserta cerdas cermat siapa cepat dia dapat

Aku merapat ke samping kanan, makin merapat, makin merapat

Perempuan di samping kananku menoleh memandang aneh

Aku tersenyum, lihat apa kau Nona? Hidungku cuma satu bukan tujuh

Dan aku terus merapat, makin merapat, makin merapat

 

Selasa

Angkutan desaku melata rasanya lebih lama dari buaya dorong kursi roda

Ini kali berangkat kesiangan, sial! Aku kehilangan siswi-siswi SMK pakai wewangian

Di ujung sana dua orang pria beranjak tua bercerita ria

Ku dengar mereka kata aku ini tak lazim lagi ganjil

Jika punya bedil sudah kubuat sedari tadi moncong mereka menggigil

 

Rabu

Angkutan desaku sesak penuh jalan pun ragu-ragu

Aku, si kaki satu, si mata satu, si hidung satu, si mulut satu, duduk di dekat pintu, huh!

Di mana disembunyikan belas kasih mereka-mereka itu? Tanya hatiku

Jawabnya, orang menjijikkan itu biarkan saja di situ

Menjijikkan? Aku tak ubahnya ย apa yang mereka keluarkan saat jongkok di atas batu? Wuaduh !

 

Kamis

Angkutan desaku tersendat-sendat seperti menangis

Di sisiku tubuh sintal berambut panjang punya leher yang agaknya jenjang

Tanganku ada dua, kanan pegang tepi jendela kiri mulai berulah

Aku semakin merapat, semakin merapat

Dia menatapku, aku menatapnya

Dia berkumis, aku meringis

Dia berjakun, aku tertegun

Dan ini ke seratus entah berapa aku diturunkan paksa plus ludah penuh di wajah

 

Minggu

Tunggu, kau tanya kemana perginya Jumat dan Sabtu?

Tak perlulah semua kau tau bisa berdiri nanti kau punya bulu

Pada angkutan desa pedasnya sandal pernah kurasa

Pada angkutan desa tampar lima jari sudah merajalela

Minggu sunyi hanya ada kami dua

Putih warna bajunya hitam ikat pinggangnya

Tanganku ada dua, kanan pegang tepi jendela kiri mulai berulah

BUGG!! bogem mentah mendarat di kepala

Tersentak, tangan kiri kutarik seketika jangan lagi berulah, cih! Celanaku lengket yang basah, SALAHKU APA?!

BUGG!!

BUGG!! BUGG !!

BUGG!!

Iklan

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Oyen said, on 6 Desember 2013 at 05:00

    urung tak woco, tak laik ae ๐Ÿ˜›
    ***
    arep dilaik kek, arep diwoco kek, ra urus ae ๐Ÿ˜›

    • LJ said, on 6 Desember 2013 at 14:57

      nunggu buk guru baca… entar emak nanyak buk guru aja.
      ***
      Aih, yang beginian sih kaga usah dibaca, mak, cukup dipandangin aja ampe eneq ๐Ÿ˜›


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: