Mudeng ra Mudeng

23

Posted in Tak Berkategori by nDuk on 23 Juni 2014

……Ada yang lain hari ini, wajah teman-teman di tempat kerja saya telihat berseri-seri. Pastinya saya pun demikian. Ketika bercermin sebelum berangkat kerja saya lihat wajah saya begitu ceria, rasanya seperti mendapatkan sembako gratis seumur hidup. Pagi hari setibanya di tempat kerja semua yang saya temui saya beri salam secara cuma-cuma, benar-benar tanpa agunan, tanpa DP, tanpa angsuran. Kepada satpam yang sedang menyulut rokok “Selamat pagi, Pak”. Kepada OB yang sedang memegang sapu sebagai senjata andalannya “Selamat pagi, Bang”. Kepada kamar mandi yang sudah menanti diguyur “Selamat pagi, kamar mandi”, tak perlu terkejut, saya memang tipe orang yang ramah kepada apapun. Salam tersebut tentu saja saya beri bonus senyuman khas milik saya, senyum manis yang sangat lebar, begini. Nha, senyum seperti ini, bukan, bukan seperti itu, masih kurang lebar. Sekarang coba ikuti senyum ala saya. Langkah pertama tarik pipi kiri dan pipi kanan kamu ke belakang, tersenyumlah seperti biasa, jika sudah, dengan tetap senyum tarik bibir atas kamu ke atas hingga gusi kamu kelihatan, nha begitu, pas, pas banget begitu, lalu cobalah bercermin, manis, bukan?.

……Mengerahkan segala daya dan upaya, saya coba untuk mengingat kembali ada apa gerangan yang membuat kami ceria dan bersemangat kerja. Saya satukan semua lempengan-lempengan ingatan saya yang tercecer entah dimana-mana, coba lihat kantong kamu, mungkin ada satu di situ. Habis sudah waktu saya selama 80 detik dengan jawaban yang saya peroleh, nihil, payah, sungguh waktu yang terbuang sia-sia. Namun, dengan kebulatan tekad ditambah lagi dengan sikap pantang menyerah pelan-pelan saya coba urai setandan demi setandan. Hari ini hari Senin. Apa hebatnya jika hari ini hari Senin?. Tidak ada yang hebat. Semua tetap saya lakukan seperti biasa, cuma menyetrika tetangga saja yang tidak. Hari ini jatuh pada tanggal 23. Aha! Saya tahu sekarang. Aha! Ternyata penyebabnya ada pada tanggal 23. Tahukah kamu mengapa saya dan teman-teman saya berseri-seri pada tanggal 23?. Benar! Tanggal 23 adalah hari ulang tahun ATM kami alias GA-JI-AN. Memang beginilah garis hidup para pengharap gaji, tidak ada lain yang kami idam-idamkan hanyalah tanggal 23 sebiji dowank. Jika kapan waktu diberi kesempatan untuk menyampaikan saran bagi kemajuan perusahaan, maka yang akan saya sampaikan adalah diperbanyak tanggal 23, sebulan 30 kali bila perlu.

……Seseorang yang biasanya senggol bacok lirik tabok, kala gajian bisa berubah menjadi senggol lempar senyuman lirik pun lempar senyuman, namun dengan gergaji mesin di belakang tangan, gak dink. Entahlah daya magis apa yang dibawa oleh hari gajian. Saya posting bukan hendak pamer kalau saya gajian, gak ngefek kalau saya pamernya ke kamu, hawong kamu kalau mbayar belanjaan uangnya dikiloin, ya kan?. Uang dicari memang untuk dihabiskan, gak bakal dibawa mati, saya gak pernah dengar tuh ada tukang bubur kacang ijo di alam kubur. Tinggal bagaimana kita secara cerdas membelanjakannya, mau dibelanjakan ke sebelah kiri atau ke sebelah kanan. Hari ini tanggal 23, hari ini saya gajian, bersediakah kamu mentraktir saya dan orang-orang sekampung saya?.

Iklan

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. sky said, on 18 Januari 2015 at 13:38

    sudah lama tak berkunjung ke sini… 😀

    Apa kabar mbak ram…

    sudah gajian lagi? 😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: